Kecoa Jerman (Blattella germanica) is hama kecoa yang paling umum ditemukan di rumah tangga manusia di seluruh dunia. Serangga ini memiliki ketertarikan terhadap tempat tinggal manusia dan tidak ditemukan di habitat alami di luar ruangan.
Catatan paling awal dari spesies ini di Eropa berusia sekitar 250 tahun. Kecoa Jerman diperkirakan telah menyebar ke berbagai belahan dunia mulai dari Eropa Tengah antara akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20. Menariknya, kerabat dekat kecoa Jerman tidak berada di Eropa melainkan diperkirakan berada di Afrika dan Asia.
Untuk mengatasi paradoks penyebaran kecoa Jerman di Eropa dan Asia, para peneliti melakukan analisis genom dengan mengambil sampel penanda genom dari 281 kecoa dari 17 negara di enam benua.
Studi tersebut mengungkapkan bahwa Jerman kecoak (Blattella germanica) berevolusi dari kecoa Asia (Blattella asahinai) sekitar 2 ribu tahun yang lalu di India atau Myanmar. Para peneliti merekonstruksi dua jalur utama penyebaran kecoa Jerman setelah asalnya di wilayah Teluk Benggala. Satu kelompok menyebar ke arah barat hingga Timur Tengah sekitar 1200 tahun yang lalu sedangkan kelompok lainnya menyebar ke arah timur sekitar 390 tahun yang lalu yang bertepatan dengan masa penjajahan Eropa. Penyebaran kecoa Jerman yang lebih muda di kemudian hari bertepatan dengan kemajuan Eropa dalam transportasi jarak jauh dan perumahan dengan pengatur suhu dan memainkan peran penting dalam keberhasilan penyebaran dan berkembang biaknya di wilayah baru di seluruh dunia.
***
Referensi:
- Tang, Q. dkk. 2024. Memecahkan misteri berusia 250 tahun tentang asal usul dan penyebaran kecoa Jerman, Blattella germanica secara global. Proses. Natal Acad. Sains. AS 121, e2401185121. Diterbitkan 20 Mei 2024. DOI: https://doi.org/10.1073/pnas.2401185121
***
